ghee na chan. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Container Icon
Tampilkan postingan dengan label Yuto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yuto. Tampilkan semua postingan

[Pict Spam]

Okee ini hanyalah kumpulan gambar hasil kreasiku 
masih harus banyak belajar hihi 

iseng2 bikin poster wattpad



 Chinen & Momoka

Shimizu Himawari 

 Adekk Jukii

Satou Rena

Paruru

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Roasted Bread Fruit [Palale Story]



Title: Roasted Bread Fruit [Palace Story Series] 
Author: ghee na chan / Nachii73
Cast: Tamai Shiori, Nakajima Yuto etc
Language: Indonesia
Genre: General, Friendship
Disclaimer: This fanfic pure made by me. The cast 100% real in this word but story just a fiction. Happy reading ^.^


(Sumary)
Meskipun sepasang kekasih, Shiori dan Yuto tak memiliki waktu bersama. Padahal mereka sekolah dan bekerja ditempat yang sama, Shiori benar-benar frustasi rasanya lebih baik mereka menjadi teman sekelas dan rekan kerja saja.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bokura no gohan ashita de matteru

iyoyy
tadi barubanget kelar nonton filmnya Yuto 'Bokura no gohan wa ashita de matteru'
film ini rilis awal 2017 lalu, dibintangi si ganteng Yuto Nakajima dan Yuko Araki



synopsis:
Film ini berkisah tentang tentang Ryota (Yuto) seorang lelaki yang hidupnya berubah semenjak kakak lelakinya meninggal. Di SMA ia tipe anak yang pendiam dan keberadaannya terpinggirkan sampai ia bertemu Koharu (Yuko). Berbeda dengan Ryota, Koharu adalah gadis ceria yang memiliki banyak teman. Gadis itu mengajaknya ikut lomba balap karung di festival olahraga sekolahnya. Sejak saat itu mereka dekat dan akhirnya bersama. Sejak saat itu hidup Ryota berubah semenjak kehadiran Koharu. Hubungan mereka pun awet hingga mereka lulus perguruan tinggi dan mendekati jenjang pernikahan. Namun tanpa badai yang menerjang hubungan mereka Koharu memutuskan hubungan mereka.




Komentar saya buat film ini overall bagus dan recomended buat penggemar film romance.
Ceritanya yang realistis mungkin bikin beberapa orang bosen. Film ini bukan film ala shoujou manga yang penuh dengan adegan yang ngebuat degdegan kayak 'kabedon' dan yang lainya. Pacaran Ryota dan Koharu juga cukup kalem dan nggak rabu-rabu (romantis) kayak ABG yang dimabuk cinta. Karakter Ryota emang cukup cuek dan awalnya nggak tertarik menjalin cinta. Sedangkan Koharu tipe cewek yang nggak begitu mengejar-ngejar cowok yang dia suka. Dan Koharu juga karakter yang cukup tertutup. Meskipun pacaran tapi jarang cerita hal-hal yang pribadi ke Ryota. Tapi menurutku ini daya tariknya. Tanpa skinship yang berlebihan Yuto dan Yuko berhasil membuat chemistry yang baik diantara mereka.



Pelajaran yang bisa diambil dari film ini juga cukup banyak. Yang bisa aku tangkep sih, keterbukaan dalam suatu hubungan itu penting. Toh dalam menjalin sebuah hubungan itu artinya sepasang kekasih sudah siap menerima satu sama lain kan?. Dan juga satu lagi, Kalo jodoh itu nggak kemana. Tapi harus tetap usaha juga ya.


Ah dan yang terakhir kalo pengin nonton download kesini aja. http://narqissa.livejournal.com/20208.html
Jangan lupa bilang 'Terimakasih' ya.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hiden Love

Hiden Love


Nakajima Yuto X Kawashima Umika

Langit sore kota Tokyo begitu cerah Yuto berjalan riang menyusuri jalanan kota. Senyum manis tak berhenti menghiasi wajahnya. Tak lama kemudian sepasang kaki jenjang milik Yuto berhenti  di depan rumah kediaman keluarga Kawashima. Ia lalu memencet bell rumah yg cukup besar itu. Tak lama kemudian seorang gadis yg berstatus mantan teman sekelasnya, membukakan pintu.

“yuto-kun?? Ada apa?? Nganterin undangan Reunian lagi??” kata sang gadis bercanda.

Yuto menggeleng “aku mencarimu, Umi-chan” sebuah rona merah menghias pipi gadis yg di panggil Umi itu, sebuah senyuman puas menghias wajah Yuto.

“mencariku?!! Aku tak punya hutang padamu kan??! ” kata sang gadis bercanda. Sang pria hanya merengut kesal.

“Cuma bercanda, ayo masuk“ sang gadis lalu menarik tangan sang pria dan membawanya masuk kedalam rumah. Rona bahagia terpancar dari keduanya, ntah kapan mereka menyatukan cinta yg bersembunyi di hati mereka.


#NulisRandom2017 #Day13

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Haha ni Naru

Setelah sekian lama nggak nulis tentang drama Jepang diblog akhirnya nulis lagi. Yang nggak suka spoiler maaf ya. Judulnya '母になる/Haha ni Naru' atau kalau diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia 'Menjadi Seorang Ibu'. Namun dalam bahasa inggrisnya judulnya 'My Son'. Yang punya tv kabel bisa mantengin chanel gem tiap sabtu malam. 
Dorama ini dibintangi si cantik Erika Sawajiri sebagai Yui. 

Lalu sang suami yang diperankan Naohito Fujiki
Dedek Shunusuke sebagai Kou
si ganteng Yuto sebagai Kino Shuhei, seorang pekerja di kantor kesejahteraan anak 
Dan masih banyak lagi. Berikut profil dramanya yang dikutip dari asianwiki.

Profile
  • Drama: My Son (English title) / Become a Mother (literal title)
  • Romaji: Haha ni Naru
  • Japanese: 母になる
  • Network: NTV
  • Episodes:
  • Release Date: April 12, 2017 --
  • Runtime: Wednesdays 22:00
  • Language: Japanese
  • Country: Japan
Sudah 5 episode tayang. Dan sampai sekarang ini saya masih sabar menanti episode selanjutnya. Buat yang gampang tersentuh  saya sarankan sedia tisue di sebelah anda saat menonton. Karna drama ini sukses bikin saya mewek pas episode 4 dan 5. Padahal saya jarang nagis kalo nonton drama.
Bercerita tentang Keluarga kecil Kashiwazaki yang hidup bahagia dengan putra mereka Kou. Sang kepala keluarga bekerja sebagai asisten profesor di sebuah universitas. Sedang sang Istri menjadi Ibu rumah tangga menjaga sang buah hati kesayangan Kou. Namun suatu hari bocah berumur 3 tahun itu meghilang. Diculik mantan peneliti di laboraturium ayah Kou bekerja karna masalah sepele. 
Semuanya terungkap, namun kou tak ditemukan. Hanya setelan baju Oranye bertuliskan  'Kuo' yang hanyut disungai. Sang penculik bunuh diri sehingga makin sulit menemukan bocah itu. 9 tahun pun berlalu, tiba-tiba seseorang menghubungi Yui menerangkan bahwa anaknya telah ditemukan tak butuh waktu lama Yui segera datang menjemput anaknya. Kou dengan senang hati pindah dari panti asuhan menuju keluarga Kasiwazaki.Demi sang anak Yui dan suaminya yang sudah lama bercerai, mereka mencoba rujuk kembali. Namun tingkah Kou yang terlalu mulus sejak bertemu Ibu kandungnya begitu mencurigakan. Ternyata ia sudah di doktrin oleh ibu yang telah merawatnya sebelum dititipkan ke panti untuk menjadi sepetri itu. Dalam hatinya, Kou sangat menyayangi ibu angkatnya. Ia benar2 bingung ketika tiba2 seseorang datang padanya mengaku sebagai Ibu kandungnya. Inilah kisah tentang keluarga kecil Kasiwazaki berusaha memperbaiki kehidupan indah mereka yang sempat suram karena kehilangan sang buah hati. 

Awalnya dikira tentang usaha keluarga Kasiwazaki mencari sang putra yang hilang. Tapi ternyata tentang proses merekan memperbaiki hubungan anatara ibu dan anak. Tokoh sang Ibu angkat jadi tokoh protagonis disini. Bagaimana tidak, nemu bocah bukannya ditaruh dikantor polisi malah disimpen buat sendiri. Mana nyuruh Kou sok jadi anak baik ke Ibu kandungnya padahal hatinya nggak mau. Dan ibu angkatnya bakal kerja di bengkel keluarga Kou lagi. Hmm makin kompleks ini. Udalah yang mau nonton monggo ini ada link buat streaming bisa di download juga, dan selamat menonton 
http://www.thedramacool.com/tag/haha-ni-naru

Untuk subtitel inggris bisa mampir kesini

credit to : http://asianwiki.com/My_Son_(Japanese_Drama)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please, stop bully him! (SP 4) End





Author pov 

Mobil hitam itu terus melaju munyusuri jalanan. Takaoka-san supir keluarga Nakajima sibuk dibelakang kemudi. Dikursi tengah Yuto sedang sibuk dengan kameranya, merekam kegiatan liburan musim panas yang sudah berakhir. Ia tengah sibuk mewawancarai gadis yang duduk disebelahnya, Shiori.

“nee, gimana kesan liburan kali ini?” tanya Yuto bak jurnalis.
“seruu bangett! ini pertama kalinya aku liburan di vila pribadi di pinggir pantai lagi”. Jawab Shiori girang.
“aku juga banyak belajar masak dari Ryo-nii”. Lanjutnya.
“aku ingin makan masakan Shiorin”. UcapYuto jujur.
“haha, jya nanti kubuatkan kare raisu ya”.
“yeyy, oh ya lanjutin kesanmu lagi dong”.
“ah iya lanjut ya, tapi di hari terakhir kita kesenangan itu berganti jadi ketegangan. Dimalam terakhir tidur kita nggak nyenyak, Ryosuke-kun kembali ngelakuin hal aneh, untung nggak terjadi hal yang gawat. Tapi ada yang buat aku penasaran, nee-chan ema itu”. Kini Yuto mulai mengarahkan kameranya ke arah Haruna yang duduk di kursi belakang disebelahnya Ryosuke sedang terlelap dibahunya.
Ema yang kalian bilang itu? ” Yuto terlihat begitu penasaran.
“Yamada-kun dia hanya kesepian, tuhan tolonglah dia”. Ucap Haruna mengutip tulisan di lempengan kayu itu. Wajah Yuto mengkerut bingung.
“aku penasaran jika Keito memiliki harapan baik utuk Ryosuke kenapa ia melakukan hal seperti kemarin” mereka terdiam cukup lama untuk mencerna semuanya.
“Tapi bukankah Ryosuke-kun bilang, ia bertemu Keito-kun ketika hari sudah gelap pasti Keito-kun menuliskannya sebelum kejadian dipinggir pantai itu. Bisa saja ia berubah pikiran, siapa sih yang nggak kesal barang berharganya dibuang”. Komentar Shiori. Ada benarnya juga ucapannya, tapi siapa yang tahu isi hati Keito sebenarnya.
“Jalan satu-satunya kita datang kerumahnya, pasti ia meninggalkan sebuah wasiat bukan. Aku yakin Ia meluapkan semua perasaannya selama ini di dalamnya”. Tambah Yuto.
“tapi Ryosuke kan sudah bilang Ia takan pernah kesana”. Mendadak suasana menjadi sunyi. Hanya suara halus mesin mobil yang berbunyi. Mereka sibuk dengan pikirannya masaing-masing. berusaha mencari sebuah alternatif lain. Namun sepertinya hasilnya nihil.
“aku akan kesana, tapi . . .” Ryosuke tiba-tiba bersuara. Ia belum terlelap rupanya.
“tapi tolong temani aku” Senyuman merekah pada ketiganya.
“tentu saja”. ucapnya bersamaan. Kedua sisi bibir Ryosuke tertarik lebar. Ia bersyukur memiliki mereka. Ia memutuskan takan kabur dari masalahnya. Entah makian apa yang akan diterimannya begitu sampai disana. Tapi ia yakin selagi bersama kawan-kawannya mereka akan baik-baik saja.

***

4 pasang kaki itu berhenti di depan sebuah apartemen kecil pinggir kota. Letaknya cukup jauh dari stasiun dimana mereka berhenti tadi. Udara tengah hari dimusim panas membuat mereka berkeringat. Pria berambut coklat itu lalu memencet bell didepanya. Tidak ada jawaban. Entah ia harus lega atau kecewa. Sekali lagi ia pencet. Namun lagi-lagi tak ada jawaban. Ia menatap kawan-kawannya bingung.

“coba sekali lagi”. Saran Yuto. Padahal ia berharap kawannya mengajaknya pulang saja menikmati segelas es segar. Ryosuke pun kembali memencet bell rumah itu.
“beneran nih kosong” Keluh Shiori.
“Yaudah besok kesini aja lagi”. Saran Haruna. Mereka pun sepakat untuk pulang, udara yang panas membuat mereka tak betah berada di luar. Saat mereka berbalik hendak pulang, seorang lelaki datang membawa sekantong plastik  belanjaan.
“maaf, mencari siapa ya?”. Tanya lelaki berambut hitam itu.
“ah, kami mencari Okamoto-san”.
“Ah, kalian pasti teman-teman Keito ya. Saya Ayahnya silahkan masuk”. Ryosuke, Haruna, Yuto, dan Shiori agak tak percaya lelaki di depannya adalah ayah Keito. Dari wajahnya tak Nampak sudah memiliki anak berusia belasan tahun. Rambut hitamnya yang panjang dibiarkan tergerai. Wajahnya yang mulus masih terlihat segar hanya kerutan-kerutan halus yang muncul di matanya jika sedang berbicara.
Rumah itu tak begitu luas dengan satu kamar tidur, kamar mandi, sebuah dapur kecil, dan ruang tengah tempat untuk bersantai. Mereka berempat duduk mengitari meja berberntuk persegi panjang itu. Jedela rumah dibiarkan terbuka agar udara bisa masuk. Tak ada pendingin udara disini hanya ada sebuah kipas yang diletakan dipojok ruangan. Keringat Ryosuke  mengucur deras, bukan hanya karna kepanasan tapi juga karna gugup. Sudah beberapa kali ia mengelap keringatnya dengan sapu tangan tapi tetap basah. Ayah Keito lalu datang membawakan 4 gelas oolong teh dingin. Lalu duduk bergabung bersama mereka. Nyali Ryosuke menciut, padahal  sudah diputuskan ia yang akan membuka pembicaraan. Teman-temannya hanya datang menemani. Haruna yang menyadari kegugupan kekasihnya menggenggam tangannya erat, berusaha menguatkanya.

“Jadi ada urusan apa kalian kesini?” Tanya Ayah Keito menyelidik.
“Se . . . sebelumnya saya perkenalkan dahulu, lelaki yang memakai baju bergaris itu Nakajima, gadis disebelahnya Tamai, gadis disamping saya Kawaguchi, dan saya sendiri …” Ryosuke memberikan jeda sebelum menyebut namanya sendiri rasanya susah sekali keluar dari mulutnya.
“Y… Ya …Yamada Ryosuke”.  Wajah lelaki berambut gondrong itu berubah menjadi tegang ada kebencian yang tersirat dari manik matanya. Tak ada reaksi dari ayah Keito, Ryosuke pun lupa melanjutkan dialognya, sampai Haruna menyenggol lengan kekasihnya.
“aa, dan saya datang untuk menembalikan ini”. Ayah Keito mengambil kalung ditangan Ryosuke dengan wajah kaget.
“Keito bilang kau membuangnya?!” Tanyanya sedikit emosi.
“Maaf”
“BUKAN JAWABAN ITU YANG KUMAU!” Emosinya akhirnya benar-benar pecah. Ryosuke terlihat tegang begitu juga yang lain.
“Saya hanya pura-pura membuangnya, padahal yang kulempar hanya sebuah batu kecil. Saya tahu apa yang kulakukan tak bisa dimaafkan, tapi saya benar-benar minta maaf”. Ucap Ryosuke sambil bedogeza. Namun lelaki itu masih menatapnya marah.
“Saya memang tak berhak mengatakannya, tapi Ryosuke sudah mengalami banyak hal sulit karna kesalahannya. Jadi tolong maafkan dia”. Tambah Haruna lalu ia ikut bersujud, Yuto dan Shiori lalu melakukan hal yang sama. Lelaki itu masih terdiam sambil mengelus-elus dadanya. Tanpa sepatah katapun ia masuk kedalam kamarnya. Ryosuke menatap kawan-kawannya pasrah. Tak lama kemudian Ayah Keito kembali dengan sekeping cd dengan tulisan ‘untuk Yamada’.
“Keito, Anak itu mirip sekali dengan Ibunya, jika Aku jadi dirinya aku tak akan pernah memaafkanmu”. Ucap Ayah Keito sambil menyodorkan kepingan CD itu. Dengan ragu tangan itu menerima barang itu.
“Pulanglah sebelum aku membuatmu babak belur”. Ryosuke menatap pria itu tak percaya, ia membungkuk hormat lalu bergegas pulang. Keputusannya untuk datang adalah hal tepat paling tidak kini ia semakin dekat mengetahui isi hati Keito sebenarnya.

***

Cahaya matahari menembus kaca jendela kamar Ryosuke. 4 remaja itu sedang duduk diatas sofa empuk 
berwarna merah. Diatas meja tergeletak sebuah kue berlapis krim putih dan stoberi diatasnya. 4 potongan kecil kue itu tertata apik diatas piring. 4 gelas jus jeruk segar melengkapinya.Ibu Ryosuke yang mebuatkannya, semenjak Ryosuke kecelakaan hubungannya dan keluarganya semakin baik. Meskipun masih hidup terpisah karna sekolahnya. Seminggu sekali ia pulang rumahnya. Sikap ayahnya yang biasanya dingin pun mulai mencair. Ryosuke kini sering diajak makan malam bersama rekan kerja ayahnya.
Layar tipis dan lebar itu menempel di dinding kamar Ryosuke. Ke-3nya focus menatap layar itu. Kecuali Shiori yang mulai sibuk dengan kuenya. Dalam layar itu gambar Keito terpampang jelas. Lelaki itu duduk di ranjangnya sambil menatap lurus kedepan. Kulitnya yang putih terlihat pucat. Lengan kanannya tesambung dengan selang infus. Sedangkan lengan kirinya terbalut kain kasa tebal.

Dada Ryosuke berdebar, rasa takut dan penasaran bercampur. Gadis disampingnya menepuk punggungnya pelan, lalu menatap Ryosuke sambil tersenyum manis. Seolah mengatakan ‘Semuanya akan baik-baik saja’.

“Halo Keito disini, Yamada-kun kau sedang melihatku kan. Aku membuat Video ini khusus untukmu. Banyak hal yang ingin kusampaikan padamu. Tapi kurasa waktuku tak banyak jadi kuputuskan membuat video ini”.  Keito berhenti sejenak, wajahnya tetap tenang seperti biasa.
“Oke aku mulai saja. Biar kutebak pasti kau menyalahkan dirimu atas kematianku kan?. Tapi aku tak mati karena kau menyuruhku mati. Kau salah, aku memang mengiris lengan kiriku tapi aku tak mati karna ini.” Ryosuke menatap layar itu tak percaya.
“Kau tahu aku benar-benar marah padamu dihari terakhir liburan kita. Begitu sampai rumah aku langsung mengiris nadiku tapi sialnya ayahku memergokinya. Ia bilang jika ingin membuatmu menderita aku harus mati tepat dihadapanmu, bukan seperti ini. Aku benar-benar baik saja, meskipun aku dibawa kerumah sakit. Tapi malam harinya penyakitku kambuh, aku menderita penyakit yang sama seperti ibuku. Dan aku sudah tahu sejak kecil hidupku takan lama.”
“Mungkin kau takan ingat tapi kita berada di TK yang sama. Sejak kecil aku adalah anak yang pendiam dan tak punya teman. Berbeda sekali denganmu yang pintar dan punya banyak teman. Tahun terakhir di festival olahraga penyakitku kambuh, dan kau datang menggendongku sambil berlari menuju sensei. Sejak saat itu aku mengaggumimu. Waktu pun berlalu aku tumbuh menjadi orang yang hangat dan punya banyak teman. Aku berharap bisa kembali bertemu dengamu. dan tuhan mengabulkan doaku, namun aku kecewa kau berubah. Kau selalu memakiku, menendangiku. Aku tahu hidupmu tak mudah dan kau kehilangan teman-temanmu. Aku sabar menerima perlakuanmu karna tak ingin orang lain tersakiti. Tapi tak apa aku memaafkanmu. Aku yakin sekarang kau sudah berubah kan? Kau sudah menemukan teman yang baik kan?”
“ah Ayahku bilang sekali-kali membalasmu tak apa. Dengan keadaanku yg seperti ini sepertinya tak mungkin. Tapi Aku yakin hari itu akan tiba, dan aku pastikan kau akan menangis ketakutan. hahaha. Jya sayonara ”

pip

Layar itu berubah menjadi hitam. “Kau hampir membuatku mati ketakutan tauk”. Umpatnya kesal.
Ryosuke terisak. Rasa lega, sedih, marah, bahagia semuanya bercampur jadi satu. 

Haruka mengelus pundaknya pelan, sepasang bola matanya yang indah terlihat berair. Namun gadis itu masih bisa menahannya, senyumnya  merekah lebar berusaha menghibur Ryosuke. Lelaki itu membalas senyum itu lebar sambil mengusap wajahnya. Ia menatap kawannya secara bergantian. Yuto lelaki jangkung itu adalah lelaki yang baik dan banyak bicara, meskipun kehilangan kekasihnya sempat membuatnya gila. Dengan Shiori yang kini selalu disampingnya membuatnya kembali menjadi dirinya yang hangat. Lelaki itu masih sangat merasa bersalah hampir membunuhnya. Tak heran jika sedang dalam masalah Yuto tak  segan-segan untuk menolongnya. Shiori gadis manis yang sangat suka makan dan juga banyak bicara, meskipun terkadang menjengkelkan karena tingkahnya yang kadang kekanakan. Akhir-akhir ini Ryosuke dan Shiori sering menghabiskan waktu bersama untuk memasak.

 Haruna, bagi Ryosuke gadis yang terindah yang pernah ia temui. Sepasang matanya yang lebar selalu membuatnya berdebar. Pertemuan pertama mereka Haruna dengan sabar menolongnya, saat itu juga Ryosuke terkesan pada kebaikan hatinya. Semakin mengenalnya semakin Ryosuke gadis itu. Ia benar-benar bersyukur memilika kekasih seperti Haruna dan sahabat seperti Yuto juga Shiori. Dan untuk Keito, Ryosuke yakin kau juga bahagia disana bersama Ibumu. Meskipun singkat terimakasih telah menjadi bagian hidup Ryosuke.

Owari

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please, stop bully him! (SP 3)



 Natsu no Banashi part 3

Hari berlalu sangat lama bagi Keito rasanya tak sabar untuk kembali ke rumah. Tiap hari, bangun paling pagi untuk menyiapkan sarapan, jika Ryosuke dan kawan-kawannya hendak bermain di pantai Keito bertugas membawa barang bawaan mereka. Dan seperti biasa jika Keito melakukan suatu kesalahan mereka tak segan-segan memukulinya.

Dibasuhnya wajahnya dengan air segar dari wastafel. Membereskan semua tugas yang Ryosuke berikan padanya ketika yang lain masih terlelap membuatnya mengantuk. Setelah mengeringkan wajahnya dengan handuk, Keito mengambil plester. Lalu menutupi luka sobek di pipinya, warna kulit disekitarnya terlihat biru. Kantung matanya terlihat hitam karna tak bisa tidur nyenyak. Namun hari ini Keito bisa sedikit santai Ryosuke hari ini pergi kerumah kawannya sampai sore. Ia bisa beristirahat sejenak, namun ia harus tetap menyiapkan makan malam. Hari ini Keito memutuskan pergi berkunjung ke kuil diatas bukit tak jauh dari sini. Biasanya setelah berdoa dikuil perasaannya membaik. Setelah menelan beberapa pil obat yang ia bawa, Keito bergegas menuju kuil.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please, stop bully him!! (SP 2)





Natsu no Banashi part 2

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please, bully him! (SP 1)



Natsu no Banashi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please, stop bully him! (11/11)



 epilog



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please, stop bully him! (10/11)



Akaruku ni naru (Menjadi terang)
Setelah awan gelap dan hujan turun dengan derasnya, pasti akan tiba waktunya hujan mereda. Awan kelam dan gelap pun tergantikan oleh birunya langit diantara putihnya awal. Jika kau beruntung, kau juga bisa melihat lengkungan indah 7warna di langit.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please, stop bully him!!! (9/11)


Ame no hi (hari hujan)
Aku berlari menerobos hujan. Tak hanya langit yang kelam, htiku juga sedang kelam. Orang yang paling kusayangi terbaring tak berdaya. Dan kini sahabatku juga menghilang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please, Stop bully him!!! (8/11)


Hatsukoi (cinta pertama)
Kau kembali tersenyum bagaikan mentari. Kau terus menatapku penuh kasih. Membuatku tak sadar mengecupmu singkat. Hal sejak dulu ku impikan kau lakukan, hei cinta pertamaku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please, stop bully him!!! (7/11)



Kimi wo mamoritai (Aku ingin melindungimu)  
Takkan kubiarkan ia membuatmu menangis. Sedikit saja ia menyentuhmu aku takkan tinggal diam. Meskipun ini terlalu cepat, tapi aku mencintaimu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please, stop bully him! (cast picture)

Ayeeee akhir saya kembali ngelarin 1 judul fanfic series saya dan ini dia gambar pemainnya pesembahan saya :DD



Singkat cerita berkisah tentang Kawaguchi Haruna seorang gadis yang duduk dibangku kelas 2 SMA Hikari. Cita-cita gadis itu menjadi dokter seperti ayahnya membuatnya bertemu Yamada Ryosuke. Murid pindahan yang menjadi incaran bully sahabatnya sendiri Nakajima Yuto. Yuto yang dahulu adalah seseorang yang hangat dan baik hati , namun sejak kematian Haruka kembaran Haruna. Ia berubah menjadi seseorang yang tak berperasaan. Dapatkah Haruna menyadarkan Yuto untuk kembali menjadi dirinya yang dahulu. Dan siapa sangka Ryosuke juga memiliki masa lalu yang kelam. Baca lengkap ceritanya di PBH (wattpad)

Starting:
Kawaguchi Haruna


Yamada Ryosuke
 
Nakajima Yuto
 
Okamoto Keito
 
Tamai Shiori

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pict Spam (New edited Pict)

 Halo malam semuaa , , ,
saya kembali dengan foto editan hasil kreasiku

sebenernya ini semua adalah imajinasi dari otakku yang kukreasikan lewat gambar
semoga suatu saat bukan cuma gambar tpi jadi sebuah cerita, ahayy

nah gambar yg pertama ada Yabu ama Akari
gambar ini di penuhi efek2 yg ngebuat terlihat agak serem apa lagi liat tampangnya Yabu itu


Kalo yang ini Yamada sama Haruna
uhuyy semenjak Kindaichi NEO jadi suka pairing mereka jadi kubuat aja lah ya 

kalo 2 foto dibawah no coment ya
saya ngeditnya juga maksa
cuma saya pengen pasangin member HSJ sama Momokuro jadinya gini dh maksa :v



 Kalo yang ini aku pengen bikin cerita lanjutan SBK jadi beberapa tahun berlalu gitu
trus anak2 bakaleya dah punya jalannya masing2 tapi suatu hari mereka ketemu fumie yang udah jadi berandalan, kenapa? apa yang terjadi?


Haruna x Yama lagi ahihi
pengen bikin cerita yang yamada punya cafe kecil gitu
lalu ada cerita dari setiap tamu yang dateng dan juga orang2 yang kerja ditempat itu


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please, Stop bully him!!! (6/11)




Arigatou (terimakasih) 
Entah apa yang akan terjadi padaku bila kau tak datang, terimakasih kau datang menyelamatkanku. Terimakasih kau selalu baik padaku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please, Stop Bully Him!!! (5/11)




Yakimochi (Kecemburuan) 
Hatiku terasa panas, melihat gadis yang ia cintai bersama orang lain. Oh tuhan apa yang harus kulakukan??

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please Stop Bully Him ! (4/11)


Itami

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Please Stop Bully Him ! (3/11)

Tomodachi Nareru kana?

 Sendirian? sepertinya Aku memang ditakdirkan hidup dalam kesendirian. Teman, Orangtua semuanya membenciku. Rasanya mati membusuk disini pun tak apa.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS