ghee na chan. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Container Icon

M!lk - Yakusoku romaji + kanji + translate




約束/Yakusoku/Janji
by M!lk


1人きりで この道を歩く 隣に君がいれば変わるよ
Hitori kiri de kono michi wo aruku tonari ni kimi kimi ga ireba kawaru yo
Ku bejalan di jalan ini sendirian, jika kau ada di sampingku pasti segalanya berbeda
弱音ばかり 吐いてたらきっと 悲しませるだけだよね
Yowane bakari ima fuitetara kitto kanashiimaseru dake dayone
Jika sekarang hanya keluhan yang ku ucapkan, pasti hal itu membuatmu sedih
終わりが来て 新しいドア 開いては足跡を残して
Owari ga kite atarashii doa hiraite wa ashiato wo nokoshite
Tiap akhir tiba, pintu baru terbuka menyisakan jejak kaki

きっと 流れた涙が僕を 連れていくよ君の元
Kitto nagareta namida ga boku wo tsurete iku yo kimi no moto
Pasti air mata yang mengalir ini akan membawaku menuju sisimu
同じ空の下 1人じゃない
Onaji sora no shita hitori janai
Dibawah langit ini kita tak sendiri
流した涙が僕を 強くしてくれる
Nagashita namida ga boku wo tsuyoku shite kureru
Air mata yang mengalir ini, membuatku semakin kuat
 君との約束 叶うまでさよなら
Kimi to no yakusoku kanau made sayonara
Sampai janjiku dan kau terkabul, selamat tinggal

焦る気持ち 抑えられなくて 失敗ばかり繰り返しちゃう
Aseru kimochi mukaerarenakute shinpai bakari kuri kaeshichau
Ku tak bisa menghadapi perasaan gelisah ini, Hanya keresahan yang terus berulang
くした自信 だけで せるから 不思議
Nakushita jishin wa kimi no koe dake de tori modoseru kar fushigi
Anehnya hanya dengan suaramu, rasa percaya diriku yang hilang kembali
君は何を今頃してる 君は今どんなこと思うの
Kimi wa nani wo ima goro shiteru kimi wa ima donna koto omou no
Sekarang apa yang sedang kau lakukan? Apa yag sedang kau pikirkan?

きっと流れた涙が君に 届けに行く夢世界
Kitto nagareta namida kimi ni todoke ni iku yume sekai
Pasti  air mata yang mengalir ini membawaku ke dunia impian
 遠い空 同じ星見上げ
Tooi sora onaji hoshi miage
Lihatlah bintang yang sama di langit yang jauh
流した涙が君を 優しく守るよ
Nagashita namida ga kimi wo yasashiku mamoru yo
Air mata yang mengalir melindungimu dengan lembut
 2人の約束 叶うまでさよなら
Futari no yakusoku kanau made sayonara
Sampai janji kita terkabul, selamat tinggal

 どれくらいの時間がかかるか
Dorre kurai no jikan ga kakaru ka
Entah berapa lama waktu yang dibutuhkan
分からないけど 迎えにいくよ
Wakaranai kedo mukaeni iku yo
Aku tak mengerti, tapi aku akan pergi menjemputmu
 諦めはしないよ 本当の気持ちに
Akiramenai wa shinai yo hontou no kimochi
Jangan menyerah pada perasaanmu yang sesungguhnya
 嘘はつきたくないよ
Uso wa tsukitakunai yo
Jangan berbohong

きっと
Kitto
Pasti
 流れた涙が僕を 連れていくよ君の元
Nagareta namida ga boku wo tsurete iku yo kimi no moto
Airmata yang mengalir membawaku padamu
同じ空の下 1人じゃない
Onaji sora no shita hitori janai
Kita tak sendirian dibawah langit yang sama
 きっと
Kitoo
Pasti
 ずっと
Zutto
Selamanya

 流れた涙が君に 届けに行く夢世界
Nagareta namida ga boku ni todoke ni yuku yume sekai
Pasti  air mata yang mengalir ini membawaku ke dunia impian
遠い空 同じ星見上げ
Tooi sora onaji hoshi miage
Lihatlah bintang yang sama di langit yang jauh
 流した涙が君を 優しく守るよ
Nagashita namida ga boku wo yasashiku mamoru yo
Air mata yang mengalir melindungimu dengan lembut
2人の約束 永遠はあるから
Futari no yakusoku eien ni aru kara
Karena ada janji abadi kita berdua
2人きりの約束 叶うまでさよな
Futari kiri no yakusoku kanau made sayonara
Sampai janji kita terkabul, selamat tinggal


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Membuat Visa Jepang di

Halo semuanya setelah sekian lama akhirnya saya kembali menulis disini.
Kali ini saya akan membagikan pengalama membuat Visa Khusus (belajar) di VFS Global.
Ya, setelah perjuanganku hampir 2 tahun belakangan ini, tuhan mengabulkan doaku. FYI saya akhirnya memutuskan pergi ke Jepang untuk bersekolah Bahasa Jepang tepatnya di Yu Language Academy Sapporo. Setelah sempat bimbang ditengah musibah corona, pihak sekolah memberitahukan bahwa, upacara masuk sekolah di laksanakan sesuai jadwal. Kebetulan Prefektur Hokkaido sudah menyelesaikan waktu lockdown (?) mereka sampa 19 Maret/ 20 Maret lalu.

Oke nggak usah basa-basi lagi langsung aja ya,
Jadi sebelum membuat Visa Jepang hal yang wajib kali ketahui adalah Visa apa yang akan kalian buat? transit? kunjungan sementara? atau khusus? Untuk mengetahui jenis Visa kamu, langsung aja cuss ke web kedutaan Jepang disini
Disana juga sudah tertera syaray apa yang harus kalian bawa saat membuat Visa. Kalo saya sendiri membuat Visa khusus untuk belajar begini syaratnya:

  1. Paspor (Asli)
  2. Formulir permohonan Visa (Dilengkapi pas foto terbaru bacgroud putih 4,5 cm x 4,5 cm)
  3. CoE (Asli + Fotokopi)
  4. Fotokopi KTP (Ukurannya harus A4, jangan dipotong)

Bagian paling ribet menurutku di bagian formulir, harus ditulis selengkap-lengkapnya. Dari pesawat, tinggal dimana, penanggung jawab (sekolah), dan sebagainya. Kalian bisa lihat di google petunjuk pengisiannya ya.

Lalu, langkah selanjutnya yaitu pergi ke VFS Global Jepang yang terletak di lantai 4 Lotte Shopping Avenue. Sebenernya di web mereka juga udah dijelasin secara detail cara bikin Visa disana, Silahkan mampir kesini
Nah, kalian bisa langsung datang atau bikin janji temu secara online biar nggak ngantri. Saya sendiri langsung datang kesana pagi-pagi karena bikinnya udah mepet. Jangan ditiru, ya.
Masuk kesana langsung diperiksa suhu tubuh dan barang di pintu masuk mall. Langsung aja naek ke lantai 4, di sana lagi-lagi dicek, maklum lagi musim corona. Setelah, selesai dicek ada pak satpan yang ready didekat mesin antrian menanyakan tujuan kita. Kalau udah dapet nomor anrian langsung masuk aja ya.

Bagian ini yang paling menegangkan, karena nggak boleh nelpon di dalam dan ponsel harus di silent, privasi banget. Di dalam ruangan ini juga tersedia tempat fotokopi dan foto, buat yang dokumennya salah kayak saya hehehe. Tadi pagi karena sepi langsung diurus sama petugasnya yang super ramah. Kalau ada yang salah bisa langsung diperbaiki didalam. Oh ya, bagi kalian yang nggak bisa ngambil Visanya langsung bisa dikirim ke rumah ya. Durasi pengiriman 2-3 hari setelah pasport jadi.

Ada yang perlu diperhatikan disini, kalau kalian pengen Visanya dikirim dan rumah kalian di pelosok kayak saya mending bikinnya jangan mepet. Soalnya kurir yang mengantar berbeda sama yg 2-3 hari sampai, kalau yg ini baru sampai seminggu.

Saya yang bikinnya mepet dan nggak mungkin bolak-balik Jakarta dalam kondisi genting gini akhirnya minta tolong temen di Semarang. Buat pinjem alamatnya, biar nggak terlalu lama. Kalau pun nggak bisa saya bisa main kesana. Untuk biaya pengiriman ke Semarang 60 rb. Total pembuatan Visa jadi 605 ribu.

Oke, setelah selesai kalian akan diarahkan dikasir untuk pembayaran. Kalian bisa bayar cash atau dengan kartu. Kalau udah bayar kalian bakar dikasih struk yang disertai resi untuk pelacakan. Jika Visa sudah selesai dibuat kalian juga bakal dikabari lewat email. Dan selesai proses pembuatan Visa kalian. Sekarang waktunya pulang dan berkemas untuk terbang ke Jepang, iyeyy!!

Ohya tadi ada kejadian lucu tentang kebodohanku yang nggak bisa buka pintu keluar. Jadi, pintu diruangan itu, super canggih. Kalian harus pencet tombol di dinding sebelah kanan sebelum buka pintu ya. Jangan kayak saya yang kampungan, yang tau gara-gara dikasih tahu mbaknya.

Sekian dari saya, semoga sedikit bisa membantu dan terimakasih sudah membaca.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Switched




Kali ini aku bakal berbagi sedikit cerita tentang drama yang bulan lalu baru selesai ku tonton, judulny
a ‘Switched’ yang tayang di netflix tahun 2018 lalu. Bisa dibilang cukup terlambat menikmati drama dengan 6 episode pendek ini. Saya agak menyesal tidak menonton drama ini lebih awal. Sesuai judulnya tema besar drama ini berbicara tentang 2 orang yang bertukar tubuh.


J



Singkat cerita Ayumi seorang gadis cantik dan populer di sekolah, ia baru saja jadian dengan teman masa kecilnya Koshiro yang ternyata juga menaruh hati padanya. Suatu sore keduanya memutuskan untuk berkencan, ketika dalam perjalanan tiba-tiba ponselnya berdering. Sebuah penggilan dari nomor yang tak dikenal masuk, ternyata itu panggilan dari Umine. Umine adalah gadis suram yang menjadi teman sekelasnya. Umine menelponya dan mengatakan ingin mati sekarang juga, saat Ayumi bertanya dimana Ia sekarang, ternyata Umine sudah bersiap melompat di gedung belakangnya.



Dan tanpa butuh lama gadis itu menjatuhkan dirinya dari atas gedung. Ayumi menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri teman sekelasnya bunuh diri. Tiba-tiba scene berganti di sebuah rumah sakit, Ayumi terbangun dengan tubuh Umine.  Paginya Ayumi pergi ke sekolah seperti biasa dan mendapati tubuh dirinya juga ada di sekolah seperti biasa. Ternyata jiwa Umine ada di dalam tubuhnya, mereka bertukar tubuh. Saat mengajak Umine mencari cara untuk bertukar tubuh kembali, ia menolak mentah-mentah karena sebenarnya ia sengaja menukar tubuhnya. Umine sudah lama hidup dalam kesendirian karena tak memiliki teman, keluarganya berantakan, dan orang-orang mencacinya karena fisiknya. Baginya hidup menjadi Ayumi adalah impiannya yang terkabul, memiliki keluarga hangat, pacar tampan, dan teman-teman yang mengelilinginya.



Ayumi pun berusaha mengaku pada Ibu dan pacarnya bahwa tubuhnya telah tertukar, namun tak ada yang mempercayainya. Saat Ayumi mulai pasrah meruntuki nasib yang menimpanya, Kaga teman masa kecilnya menyadari  Ayumi ada dalam tubuh Umine. Sejak saat itu keduanya berusaha mencari cara mengembalikan tubuhnya kembali.

J

Tema besar drama ini mirip pribahasa ‘Rumput tetangga lebih hijau’, tokoh Umine tidak pernah puas dengan kehidupannya dan menganggap hidup Ayumi terlalu sempurna. Ia berharap jika saya ia memiliki wajah cantik seperti Ayumi hidupnya pasti bahagia. Tapi setelah bertukar tubuh ia tak merasakan kebahagiaan sepenuhnya. Sedangkan Ayumi yang menerima dan memulai hidupnya kembali dengan ceria merasa bahagia. Karena kunci kebahagian itu sederhana yaitu bersyukur pada apa yang kita miliki.



Lalu untuk tokoh terbaik saya berikan aplause kepada Kaga. Gila, saya yakin hanya ada 1:1000 orang seperti dirinya. Sang Hero dari drama ini yang tak mendapatkan apa yang ia inginkan. Karakter Kaga yang easy going, humble dan humoris sukses diperankan oleh Daiki Shigeoka. Namun secara keseluruhan saya suka semua akting pemainnya yang terasa begitu alami.

Ending dari drama ini juga jauh dari tebakan saya, dan cukup membuat saya ternganga. “Kok endingnya gini sih?” itu yang saya rasakan begitu selesai menontonnya. Ya, tapi tak apa. Drama ini membuktikan tidak semua tokoh protagonis mencapai tujuannya. Untuk keseluruhan saya berikan nilai 4,5 dari 5. Karena tidak ada yang sempurna di dunia ini hihi.

Dan tak ada salahnya menaruh drama ini ke dalam list drama yang akan ditonton. Drama pendek dengan 6 episode ini cocok ditonton disela-sela kesibukan. Drama ini juga mengajarkan kita untuk selalu bersyukur apa yang kita miliki. Karena tiap orang memiliki cara tersendiri untuk bahagia.

Lalu buat kalian ingin menontonnya bisa klik link ini. Saya nontonnya streaming di kissasian , soalnya beberapa link yang saya temukan sudah mati. Tapi tenang kalau ingin menyimpannya offline bisa juga di download asal membuat akunnya terlebih dahulu. 
Oke, untuk kali ini sekian, sampai bertemu lagi dan selamat berpuasa.        

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aku dan Nagoya

Malam ini hujan turun membasahi bumi ini mesra. Suara rintik-rintik hujan yang jatuh ke genting terdengar samar dari dalam kamar. Aku menikmati alunan suara rintik-rintik yang terdengar menenangkan itu. Hari ini kalenderku menunjukan tanggal 4 April, itu besok artinya tanggal 5 April. Hari yang ku tunggu tiba. Hari penentuan akhir dari salah satu tujuanku. Tujuan yang awalnya ku pikir hanya sebuah mimpi yang entah bisa kuraih ataupun tidak.


Sebagai seorang pemimpi, sejak kecil aku sering menghabiskan waktuku tenggelam dalam lamunanku. Aku ingat betul saat kecil aku kerap menghabiskan waktuku sendirian di dalam kamar, lebih memilih di kelilingi boneka-boneka empuk nan lucu, meskipun beberapa dari mereka baunya kurang sedap. Aku berterimakasih pada adikku yang telah membuat aroma mereka berubah. Ya, ku habiskan waktuku bermain dengan mereka, aku akan menjadi seorang sutradara dan penentu kehidupan boneka-boneka itu. Misalnya seorang beruang kecil yang kehilangan kakinya yang akhirnya bertemu dengan kawan-kawan yang menerimanya dengan hangat, atau kisah picisan ala putri-putri dongeng. Sejak saat itu aku juga sering membayangkan apa yang terjadi padaku di masa depan.

Aku membayangkan diriku keluar dari bandara mententeng sebuah koper besar, dan baru pulang berpergian dari luar negeri. Demi semakin dekat dengan mimpiku aku nekat dan berhasil masuk perguruan tinggi negeri. Dengan masuk perguruan tinggi bergengsi aku akan lebih dekat dengan mimpiku. Namun ternyata mempersempit jarak saja tidak cukup. Diperlukan niat dan juga usaha. Tak di pungkiri ada beberapa kesempatan bagus yang aku lewatkan karena aku terlalu dibuai indahnya dunia nyata. Saat aku sadar itu sudah terlambat. Sial! Aku menyia-nyiakan kesempatan.

Lalu di akhir statusku sebagai mahasiswa aku mencoba bergabung dengan sebuah organisasi yang menyalurkan pemuda-pemudi dari seluruh dunia untuk mencoba mencari pengalaman di luar sana. Jalanku tak mulus, wawancara pertamaku aku dihadapkan dengan wawancara bilingual, ah tidak tapi wawancara bilingual. Kebetulan saat itu seorang perwakilan daari Jepang tiba untuk mencari para mahasiswa yang ingin magang kesana. Dengan persiapan apa adanya aku berhasil melewati wawancara bahasa jepangku dengan lancar. Bahkan dibanding teman-temanku aku yang paling lancar menjawab. Namun aku ditolak, karena kemampuan speaking bahasa inggrisku di bawah rata-rata. Tak menyerah aku mencoba kembali untuk bergabung, setelah menyiapkan diri dengan bahasa ingggris yang lebih baik tentunya, dan akhirnya aku lolos.



Perjuanganku tidak sampai situ, karena kini aku harus mendaftar keberbagai perusahaan yang maun menerimaku sebagai pemagang. Wawancara pertamaku dengan sebuah perusahaan Kimono di Kyoto sana. Aku gagal di tahap pertama, karena aku sedikit gagap dalam menjawab. Wawancara keduaku dengan sebuah perusahaan pariwisata , tepatnya taman permainan Fujikyuu dan aku lolos tahap pertama. Tapi sayang tahap kedua aku gagal, padahal aku sudah selesai mengurus paspor. Alasanya tidak lain karena aku kurang persiapan dan riset mengenai perusahaan tersebuat. Dan wawancar ketigaku dengan sebuah perusahaan di bidang pendidikan bahasa Jepang untuk pekerja asing di sebuah kota di prefetur Aichi. Aku pikir ini adalah wawancara terakhirku, saat itu aku nyaris lulus dan progam ini memang di peruntukan untuk para mahasiswa aktif. Dan ternyata ini benar-benar wawancara terakhir, AKU DITERIMA.

Namun disisi lain aku merasa bimbang, karena saat di umumkan aku telah dinyatakan lulus. Aku berkonsultasi pada dosenku, bahkan sampai dekan fakultasku dan hasilnya aku harus menolak kesempatan ini. Mereka enggan memberikan rekomendasi karena aku bukan mahasiswa aktif lagi bila terjadi sesuatu mereka tentu akan ikut bertanggung jawab. Saat telah kusampaikan aku menolak kesempatan itu seminggu kemudian aku mendapat kabar aku bisa mengambil kesempatan itu asal aku mendapatkan surat rekomendasi dari tempat kerjaku.

Aku ingat betul hari dimana aku memutuskan menolak kesempatan itu. Aku menangis dihadapan sobatku, mengingat perjuanganku selama ini yang tak mudah. Terlebih pekerjaan yang akan ku kerjakan nanti saling berhubungan dengan pekerjaanku sekarang. Saat aku menerima berita aku bisa mengambil kesempatan itu, aku senang bukan main. Kupikir tuhan ini adalah hadiah dari tuhan atas kerja kerasku selama ini. Aku langsung menyiapkan berkas-berkas dan memeritahu bossku. Karena tadinya aku memutuskan menerima tawaran bossku untuk menjalankan studi di Jepang lewat rekomendasi beliau. Tapi jalanku tak semulus itu ternyata.

Lagi-lagi aku menemukan hambatan, mendadak orang yang menjadi penanggung jawabku sekaligus perantara antara aku dan perusahaan mulai sulit dihubungi. Dokumen yang sudah ku selesaikan akhir tahun lalu baru tiba di Jepang bulan Februari lalu. Karena aku menunggu konfirmasi darinya dan juga alamat tujuan dokumenku dikirimkan. Menurut kesepakatan awal aku akan mulai bekerja musim semi ini hingga akhir musim panas. Namun hingga 1 bulan keberangkatan aku belum menerima surat keterangan tingggal di Jepang atau biasa disebut COE. Surat itu dipakai untuk membuat visa sebelum berangkat.

Usut punya usut penanggung jawabku belum penerima surat-surat tambahan dari perusahaan untuk dibuatkan COE ke kantor imigrasi sana. Hasilnya keberangkatanku di tunda semusim kemudian, harusnya awal pertengahan bulan ini mereka telah membari kabar tentang pengurusah surat-surat tersebut. Tapi ternyata mereka masih kesulita mendapatkan data-data pendukung dari perusahaan. Lalu dari perbincangan terakhir kami harusnya besok mereka sudah memberi kabar. Semoga besok semuanya menjadi selas, supaya nasibku tak terkatung-katung seperti ini. Jika aku gagal paling tidak aku bisa mencoba kesempatan lain yang ada di depan mata.

Bila memang ini rejekiku dan yang tebaik untukku, aku berdoa di beri kelancaran. Semoga penanggung jawabku bisa menyelesaikan tugasnya dengan lancar. Aamiin.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rainbirds

Rainbirds 'Sejauh apapun pergi pasti kembali'



Judul buku     : Rainbirds
Pengarang      : Clarissa Goenawan
Bahasa            : Indonesia
Penerbit          : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit    : 2018
Halaman         : 400 halaman

“Ingatlah, Ren,  kesedihan itu sendiri tak akan menyakiti siapapun. Hal-hal yang kau lakukan ketika sedang sedihlah yang bisa menyakiti orang di sekitarmu.”


Sebuah kisah seorang adik yang sedang berusaha mengungkap misteri kematian kakaknya. Ren Ishida, seorang lelaki 24 tahun yang baru menyelesaikan proses studinya di Universitas Keio. Mendadak ia harus pergi ke sebuah kota kecil bernama Akakawa untuk menghadiri upacara kematian kakaknya sendiri , Keiko Ishida. Gadis 33 tahun itu mati terbunuh mengenaskan di kota tersebut. Keiko adalah kakak perempuan satu-satunya, namun 11 tahun lalu ia meninggalkan Tokyo dan tinggal di Akakawa. Hubungan keluarga Ishida yang tak begitu harmonis membuat Ren sangat menyayangi Keiko dan kematiannya yang tiba-tiba cukup membuatnya shock. Setelah kematian kakaknya, Ren baru sadar ia tak tahu banyak tentang kehidupan pribadinya. Setelah kepergiannya dari rumah seminggu sekali kakaknya selalu menghubunginya, tapi tak pernah sekalipun wanita itu menceritakan kehidupan barunya.

Ren memutuskan untuk tinggal sementara di Akakawa sambil membantu polisi menyelidiki kematian kakaknya. Sembari mengumpulkan informasi ia mulai bekerja di sebuah tempat les ‘Yotsuba’, tempat kakaknya bekerja dahulu. Ia juga tinggal bersama keluarga politikus terkenal di Akakawa, keluarga Katou. Keluarga induk semang kakaknya dahulu. Namun semenjak kepindahannya, seorang gadis kecil selalu muncul dalam mimpinya. Pertemuannya dengan seorang gadis muda manis dengan jemari yang menawan membuatnya dilema jantungnya berdebar namun ia adalah muridnya sendiri dan Ren masih punya Nae meskipun hubungan mereka sedang dilanda masalah. Honda teman kerjanya yang ramah itu pun tenyata memiliki kisah tersendiri dengan kakaknya dimasa lalu. Kemudian suatu hari muncul surat aborsi dari sebuah rumah sakit anak di depan kamarnya.  Satu demi satu puzzle-puzzle misteri kematian kakaknya terungkap. Sebenarnya apa yang terjadi pada malam kematian Ishida Keiko? Siapa yang membuhnya?


JJJ


Awal mula saya tertarik membeli buku ini karena saya tidak sengaja hadir dan berpartisipasi dalam workshop yang diadakan Japan Foundation bulan Februari lalu. Jadi tema workshopnya yaitu tentang karya-karya yang terispirasi dari Jepang. Kebetulan pembicaranya mbak Clarissa dan seseorang dari NaoBun project. Nah, mbak Clarissa sendiri ternyata orang Indonesia yang tinggal di singapura. Novel ‘Rainbird’ ini novel perdananya, yang ditulis dalam bahasa inggris. Tapi jangan salah meski novel perdana, novel ini sudah mendapatkan penghargaan ‘Bath Novel Award 2015’. Sepulang dari acara itu saya buru-buru ke toko buku mencari bukunya dan beruntungnya saya teman yang saya bawa ke toko buku dengan senang hati membelikannya untuk saya.

Jujur saja novel-novel tipe mistery yang gloomy seperti ini adalah favorit saya, jadi saya dapat melahap novel tebal ini dalam sehari. Hari libur saya benar-benar saya habiskan hanya untuk melahap novel ini selesai. Hal yang patut saya acungi jempol, meski penulis bukan orang Jepang atau lama tinggal di Jepang, mbak Clarissa sukses menggambarkan latar jepang dengan baik. Seperti suasana Juku atau tempat les yang dipenuhi anak-anak yang belajar, suasana kota kecil yang sunyi yang rasanya Jepang banget ataupun kebiasan mereka yang senang minum untuk merayakan sesuatu. Penggambaran masyarakat Jepang yang sedikit individualis tergambar Jelas di tokoh utama, Ren. Misalnya Ren yang sungkan menerima bantuan Honda yang belum lama dikenalnya atau sikap Ren yang kurang terbuka pada kakaknya semasa hidupnya. Padahal kakaknya adalah orang terdekatnya, namun ia masih sungkan mengungkapkan perasaanya.

Karakter Ren di novel ini rasanya juga sedikit tanggung. Mau disebut playboy tapi bagi saya dia bukan termasuk playboy. Karena ia tak mau sembarangan berkencan dengan para gadis. Mungkin para barisan mantan dan gebetannya merupakan pengaruh temannya dan masa remajanya dulu. Ohya ada 2 karakter wanita yang berambut pendek yang mucul di novel ini sempat membuatku bingung. Saya baru benar-benar yakin 2 wanita ini berbeda setelah saya membacanya ulang. Mungkin karena deskripsi fisik mereka yang mirip. Selain hal itu saya tak begitu komplain dari saya kecuali beberapa typo yang saya temui dan penjilidannya yang kurang bangus. Karena belum selesai saya baca, lemnya lepas dan jilidannya terbagi 2.

Untuk novel ‘Rainbirds’ ini saya kasih bintang 4 dari 5. Iyeyyy....

Novelnya cukup ringan untuk dibaca diwaktu senggang, dan cocok banget buat para pecinta novel misteri dan berlatar Jepang macam saya. Banyak banget pelajaran yang bisa kita ambil juga loh, terutama tentang keluarga.


Kemudian yang terakhir bagian favorit saya, ‘Rainbirds’ itu ternyata burung hujan. Mereka biasanya terbang mengerombol sebelum hujan turun. Dan kata Honda “Sejauh apapun mereka pergi mereka akan kembali”. Menurutku judul ini cocok banget sih sama novelnya hihi. Jadi minat buat baca? 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS